Ahok, Kalijodo serta Skateboard

Bursa Berita – Perlahan-lahan namun tentu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyulap muka suram lokasi Kalijodo, Jakarta. Geliat pembangunan di Kalijodo selalu dikebut sampai akhir Th. 2016.

Ahok menginginkan bangun taman serta Ruangan Umum Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Kalijodo. Jejeran gubuk liar yang ditertibkan pada Februari 2016 ini mulai beralih jadi tumpukan material bahan bangunan. Alat berat juga dikerahkan untuk bangun jalan.

Bulan juga selalu bertukar, jalan inspeksi selebar 7, 5 mtr. terdapat di samping Kali Angke serta tanggul nyaris usai pelaksanaannya. Pembangunan bakal dilanjutkan oleh Dinas Pertamanan serta Pemakaman DKI Jakarta. Biayanya diprediksikan sebesar beberapa puluh miliar rupiah.

Ahok menginginkan bikin Kalijodo jadi taman yang ciamik. Sungai Krendang di lokasi itu butuh dibikin jernih hingga sangat mungkin ikan untuk hidup. Ia tak lupa menyerap masukan pemuda, yaitu menginginkan ada arena bermain skateboard. ” Saya memprediksikan akan siap di akhir tahun lah, ” kata Ahok.

Begini 3 Aksi Ahok:

Ahok memerhatikan masukan pemuda yaitu menginginkan ada arena bermain skateboard.” Hanya kita ingin menghadapi hasrat anak-anak muda. Kelak ada skateboard-nya sama untuk (arena) sepeda, ” kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (4/5/2016).

Masalah pembangunan lapangan skateboard serta sepeda, ini di bangun untuk mengakomodasi kesibukan anak muda. Soalnya, menurut Ahok, belum banyak fasilitas untuk type berolahraga seperti itu.” Jadi kita juga pengin ada kompetisi pertandingan internasional. Kita miliki atlet internasional, meskipun sarananya tidak miliki, ” kata Ahok.

Ahok menginginkan rancangan Kalijodo dapat lebih ciamik. Sungai di lokasi itu butuh dibikin jernih hingga sangat mungkin ikan untuk hidup.
” Kita ingin design lagi, saya pengin Kali Krendang itu bening untuk memelihara ikan, ” kata Ahok.

Taman Kalijodo itu dibikin dengan cost CSR dari perusahaan Sinarmas Land. Biayanya diprediksikan sebesar beberapa puluh miliar rupiah.

” Saya tidak tahu ya, mungkin saja dapat 50 atau 60 berapakah M (miliar), ” kata Ahok.

Pembangunan diprediksikan bakal diawali bln. Mei sesudah ada kesepakatan dengan perusahaan Sinarmas Land. Perusahaan itu bakal mencantumkan namanya di Taman Kalijodo.

” Saya sangka dapat usai akhir th. lah, ” kata Ahok.

Terkecuali Cahaya Mas, ada pula perusahaan lain yang dimaksud Ahok bakal menolong pembangunan di Kalijodo.

” Banyak yang ingin. Coca-cola juga ingin, ” kata Ahok.

Jalan inspeksi selebar 7, 5 mtr. terdapat di samping Kali Angke sudah di bangun di Kalijodo.

Sebagian pekerja masihlah repot membereskan pembangunan jalan inspeksi yang nyaris usai pelaksanaannya. Tampak dua ekskavator yang diparkir serta satu ekskavator repot meratakan tanah. Sebagian polisi masihlah tampak melindungi lokasi itu.

Menurut penanggung jawab pekerja, Bapak (39) yang didapati di tempat, anak buahnya saat ini tengah bangun tanggul untuk jalan inspeksi.

” Ini anak-anak tengah bangun tanggul untuk jalan inspeksi. Soalnya kan beda ketinggian pada jalan inspeksi dengan tanah sekitarnya. Sesudah usai, rapi, serta rata, kelak pembangunannya bakal dilanjut Dinas Pertamanan, ” terang Bapak.

Menurut warga sekitaran eks Kalijodo, Pak Uban (73), diakuinya kerap main ke daerah itu. Kalijodo yang saat ini serta hari esok bila ada pembangunan untuk umum berarti semakin lebih baik. ” Bila pembangunan seperti ini untuk umum bermakna semakin bagus. Bermakna ada pergantian untuk Jakarta lah, ” jawabnya sembari tersenyum.