Bak Pahlawan Disidang Lanjutan Kasus Buni Yani, Ahmad Dani Dihadirkan Sebagai Saksi

Bak Pahlawan Disidang Lanjutan Kasus Buni Yani, Ahmad Dani Dihadirkan Sebagai Saksi

Bursa Berita – Bursabola.biz, Terkait dengan adanya kasus yang membelit Buni Yani, kini diketahui bahwa Musikus Ahmad Dhani dihadirkan juga dalam proses sidang tersebut. Ahmada Dani diketahui datang menjadi salah seorang saksi untuk terdakwa Buni Yani, yang mana dalam kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dalam acara gelarang sidang ke-10 tersebut, Dhani sempat mengaku tidak mengetahui soal perihal unggahan video Buni Yani yang mengaitkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang dituding telah menistakan surat Al Maidah 51.

Dari hasil penuturan Dhani, dirinya mengaku hanya mengetahui adanya video yang diunggah Pemprov DKI Jakarta dari temannya yakni Ramdan, dengan menunjukkan penggalan dari perkataan Ahok, “Jangan pernah dibohongi dengan surat Al Maidah.”

Walaupun kini dirinya mengaku tidak mengetahui video unggahan Buni Yani, namun Dhani beranggapan bila terdakwa hanya berusaha melaporkan kepada masyarakat melalui Facebook, bahwa telah ada terjadinya penistaan agama.

“Dalam sidang tadi saya menjelaskan bahwa Saudara Buni Yani tidak ada niatan untuk melakukan suatu tindak kejahatan,” ungkap Dhani ketika dirinya sedang bersaksi di Gedung Perpustakaan dan Arsip, Bandung, pada Selasa (22/08/2017).

Selain itu Dhani juga menilai bila niat Buni Yani dalam menyebar video adalah hanya untuk menanyakan kebenaran tersebut kepada masyarakat, apakah Ahok sebenarnya menistakan agama atau tidak.

“Apakah Ahok melakukan tindakan penistaan? Sehingga, tidak ada mindshare dari Buni Yani untuk melakukan suati tindak kriminal pelanggaran atas hukum ITE,” tandas dia.

Dhani juga mengaku bahwa dirinya bersedia kembali bersaksi dalam persidangan terdakwa Buni Yani, karena menganggap bahwa memang telah ada kriminalisasi terhadap warga negara yang melaporkan adanya pelanggaran hukum yang ada.

Dhani juga berucap, meskipun terdakwa Buni Yani tidak menggunggah video dari Ahok di Kepulauan Seribu secara utuh, masyarakat nantinya lambat laun akan mengetahui video tersebut karena telah diunggah oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Masyarakat pasti akan marah karena posting-an itu, karena bisa jadi dipotong pada bagian Ahok yang ngomong (Al Maidah) itu. Seharusnya jangan digelontorkan seperti itu,” ungkap mantan suami Maia Estianty itu.

Dalam sidang ke-10 kasus tersebut, Buni Yani telah diduga kuat melakukan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan terdakwa Buni Yani hari ini, yang mana lantas juga menghadirkan tiga saksi meringankan, di antaranya, musikus Ahmad Dhani.