Buronan Kelas Kakap Samadikun Ditangkap Saat Menonton F1 Di Shanghai

Buronan Kelas Kakap Samadikun Ditangkap Saat Menonton F1 Di Shanghai

Bursa Bola Bursabola.biz – Buronan kelas kakap berkaitan masalah Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Samadikun Hartono sudah sukses di tangkap di China. Samadikun di tangkap oleh BIN yang sudah memperoleh info dari pihak intelijen China.

Kepala BIN, Sutiyoso menyebutkan kalau Samadikun di tangkap waktu bakal melihat balapan Formula 1 yang di gelar di Shanghai, China.

” Pemulangan kembali buronan WNI yang ada diluar negeri telah jadi kebijakan dari pemerintahan Jokowi-JK. Disamping itu sesuai sama UU No 17/2011 BIN memiliki kewenangan lakukan operasi intelijen diluar negeri, ” kata Sutiyoso memulai penuturannya, Senin (18/4/2016).

Sutiyoso menerangkan, Samadikun memanglah telah masuk ke radar BIN. Yang memiliki serta bekas Komisaris Paling utama Bank Moderen itu kabur dengan membawa pergi duit negara sebesar Rp 169, 4 miliyar yang bersumber dari BLBI. Sebagai obligor BLBI yang sudah menyelewengkan dana talangan, Samadikun sudah divonis 4 tahun penjara tetapi dia kabur mulai sejak tahun 2003.

” Bekerja bersama dengan aparat pemerintah China, BIN memonitor gerakan SH sebagai satu diantara tujuan operasi. Pemantauan ini telah jalan sekian waktu lamanya. Setelah itu, pada tanggal 7 April 2016, saya diundang jadi keynote speaker dalam satu acara di China. Dalam peluang itu saya berjumpa dengan Menteri Polhukam serta petinggi berkaitan, dan memohon support dalam menangkap SH, ” terang Bang Yos.

” Berdasar pada informasi intelijen yang telah masak, saya yakini SH bakal ada pada satu tempat di Shanghai lantaran bakal melihat Formula One. Karenanya, waktu kembali pada tanah air, saya memberikan tugas satu tim dari BIN selalu mengawasi tempat. Pada tanggal 14 April 2016 tengah malam, SH mendatangi tempat itu serta diamankan oleh aparat setempat atas keinginan BIN, ” paparnya.

Bang Yos menyebutkan, sekarang ini posisi Samadikun masihlah ada di China. Pemerintah Indonesia mesti menanti sistem keimigrasian di China untuk membawa pulang satu diantara obligor nakal BLBI itu.

” SH adalah buronan koruptor ke-2 yang di tangkap pemerintahan Jokowi-JK, sesudah Totok Ary Prabowo. Bekas Bupati Rekanggung ini di tangkap di Kamboja tanggal 8 Desember 2015 sekitaran jam 17. 00, ” katanya.

” Penangkapan itu adalah hasil hubungan kerja antar beragam lembaga, terutama Polri serta Kejaksaan Agung yang memberi data serta info mengenai TO, dan Kemenlu yang memfasilitasi operasi luar negeri, ” tegas Kepala BIN. Bang Yos juga sudah melaporkan penangkapan Samadikun ke Presiden Jokowi.

Untuk di ketahui, Samadikun jadi buronan mulai sejak kabur pada tahun 2003. Dari info di laman kejagung. go. id, Samadikun yang disebut bekas Komisaris Paling utama PT Bank Moderen itu menghilang waktu akan dieksekusi berdasar pada Putusan Mahkamah Agung RI Nomer 1696 K/Pid/2002 tanggal 28 Mei 2003. Dia dihukum 4 tahun penjara lantaran masalah penyalahgunaan dana BLBI sejumlah Rp 169,4 miliar.

Info paling akhir yang dikumpulkan, Samadikun tinggal di Apartemen Beverly Hills Singapura. Diluar itu dijelaskan juga, dia memiliki pabrik film di China serta Vietnam.