Gagal Ditetapkan Sebagai Tersangka Dan Keluar Dari RS, Setnov Malah Dicekal Keluar Negeri

Gagal Ditetapkan Sebagai Tersangka dan Keluar Dari RS, Setnov Malah Dicekal Keluar Negeri

Bursa Berita – Bursabola.biz, Pihak dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini telah mengeluarkan ultimatum yang menginformasikan bila akan memperpanjang masa pencegahan ke luar negeri atas Ketua DPR RI yakni Setya Novanto.

Seperti yang diketahui bila Ketua Umum Partai Golkar tersebut akhirnya kembali dicegah ke luar negeri selama enam bulan ke depannya.

“Ya benar tentunya sudah dicegah kemarin. Sudah kami kirimkan yang namanya surat pencegahan ke luar negeri,” ungkap Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan sewaktu dikonfirmasi, pada Selasa (03/10/2017).

Kemudian permintaan dari perpanjangan pencegahan tersebut sudah diterima juga oleh pihak Ditjen Imigrasi Kemenkumham. Kabag Humas Ditjen Imigrasi yakni Agung Sampurno‎, mengatakan bila pihaknya telah menerima surat tersebut sejak Senin, 2 Oktober 2017, kemarin.

Baca Juga : Gugur Dalam Penetapan Kasus Korupsi E-KTP, Setya Novanto Kembali Lolos Dari Jeratan Hukum

“Iya, kemarin per tanggal 2 Oktober ada yang namanya surat dari KPK, kemudian juga telah ditandatangani oleh Ketua (KPK) yang mana isinya mengenai pencegahan, serta pelarangan ke luar negeri atas nama pak SN (Setya Novanto),” papar Agung ketika dikonfirmasi secara terpisah.

Selain itu, menurut Agung, permintaan atas pencegahan ke luar negeri dilakukan juga oleh KPK lantaran Novanto masih menjadi saksi penting atas kasus korupsi pengadaan e-KTP.

“(Dicegah) untuk kasus pengadaan e-KTP,” jelas Agung.

Sementara itu, seperti yang diketahui bila Novanto sendiri sempat dijadikan sebagai tersangka atas korupsi e-KTP oleh pihak KPK, namun dengan adanya penetapan tersebut kini telah dibatalkan oleh pihak Hakim Cepi Iskandar dalam sidang gugatan praperadilan yang dilayangkan oleh tim kuasa hukum Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Meskipun demikian, kini Ketua DPR RI Setya Novanto sudah dipastikan pulang dan keluar dari RS Premier, Jatinegara, Jakarta Timur. Hal ini juga telah dibenarkan oleh pihak rumah sakit.

“Benar sudah pulang pas tadi malam. Kurang lebih pukul 20.00,” ungkap Humas RS Premier, Sukendar kepada pihak awak media wartawan di Jakarta, pada Selasa (03/10/2017).

Kemudian, menurutnya dengan adanya kepulangan dari Ketua Umum Partai Golkar tersebut juga sudah mendapat izin resmi dari pihak dokter yang merawatnya selama ini.

“Pak Novanto sudah boleh pulang dengan seizin dokter yang telah merawatnya,” terang Sukendar.

Sebelumnya pada Minggu 17 September malam, Novanto diketahui masuk RS Premier, Jatinegara, Jakarta Timur setelah dirinya sebelumnya dirawat di RS Siloam. Beragam penyakit pun ada di dalam tubuh Novanto.

Kemudian berawal dari hanya sekedar pingsan sewaktu sedang berolahraga, ternyata Novanto diketahui memiliki sejumlah penyakit dalam tubuhnya. Seperti itu mulai dari jantung, sinus, vertigo, hingga sebelum pulang ada tumor di tenggorokannya. Sampai saat ini, tidak ada pihak dokter rumah sakit yang dapat mengkonfirmasi terkait penyakit dari Novanto tersebut.