Gagal Lolos Mencalonkan Diri Menjadi Gubernur Sumut, JR Saragih Malah Terancam Bui 8 Tahun

Gagal Lolos Mencalonkan Diri Menjadi Gubernur Sumut, JR Saragih Malah Terancam Bui 8 Tahun

Bursa Berita – Bursabola.biz, Salah satu bakal dari calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) yakni Jopinus Ramli (JR) Saragih sekarang ini tengah dihadangkan dengan permasalahan yang baru. Bila sebelumnya dirinya gagal lolos seleksi namun kali ini dirinya harus dijerat dengan adanya kasus pidana.

JR Saragih yang merupakan Ketua DPD Partai Demokrat Sumut saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dari pengguna surat palsu oleh Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Provinsi Sumatera Utara.

“Berdasarkan hasil gelar perkara yang telah dilakukan oleh pihak Tim Sentra Gakkumdu tepatnya hari ini, saudara JRS telah ditetapkan sebagai tersangka dalam adanya dugaan dalam menggunakan surat palsu sebagaimana yang telah diatur dalam Pasal 184 UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang adanya Pemilihan Kepala Daerah,” papar Kombes Andi Rian R Djajadi yang merupakan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut dan juga salah seorang anggota tim Sentra Gakkumdu Provinsi Sumut, pada Kamis (15/03/18) malam.

Pernyataan kabar yang beredar bila JR Saragih telah memalsukan tanda tangan dari Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta yakni Sopan Andrianto yang mana diduga telah dipalsukan pada bagian dari legalisasi fotokopi ijazah SMA yang digunakan oleh JR Saragih ketika mendaftar ke KPU Sumut.

“Kami saat ini tidak berbicara siapa yang melegalisir, atau siapa yang telah membuat legesnya. Sekarang ini kami berbicara siapa yang menggunakan. Yang kita tetapkan saat ini sebagai tersangka yang mana telah menggunakan,” terang Andi.

Selain itu, Andi juga menambahkan bila pihaknya masih belum ada menemukan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut. Dan hingga sekarang ini masih JR Saragih yang ditetapkan sebagai tersangka.

Pada kasus yang bergulir saat ini, adapun alat bukti yang telah disita yakni berupa fotokopi ijazah SMA yang diperoleh dari pihak KPU Sumut, serta adanya spesimen tanda tangan dari Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Andrianto. Dari hasil yang ada, spesimen tersebut dinyatakan tidak identik dengan yang tertera pada bagian legalisasi dari fotokopi ijazah yang telah digunakan oleh JR Saragih.

Andi sendiri juga menerangkan bila dari pihak Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang telah dimitai informasi keterangan telah menyebutkan bila mereka sama sekali tidak ada pernah melegalisir surat tersebut.

Setelah menetapkan adanya status tersangka, Tim Sentra Gakkumdu Provinsi Sumut juga telah mengirimkan surat pemanggilan kepada yang besangkutan yakni JR Saragih pada Senin depan, tambah Andi.

Dengan adanya penetapan status tersangka yang ada, telah menambahkan deretan masalah yang tengah dihadapi oleh JR Saragih yang mana tidak memenuhi syarat untuk menjadi calon gubernur Sumut. Dan dari kabar yang beredar bila JR Saragih bakala terancam hukuman pidana penjara dengan maksimalnya 8 tahun akibat pemalsuan surat yang telah dilakukan.






Related News

  • Dua Terduga Teroris di Palembang Terciduk Densus 88, Waspada! Enam Orang Masih Buron
  • Tau Rasa! Ketua RT Pelaku Persekusi 2 Sejoli di Tangerang Divonis 5 Tahun Penjara
  • Kompol Fahrizal Tega Tembak Adik Iparnya, Apa Benar Ada Bisikan Gaib?
  • Jaga Mulut Pelihara Lidah, Arseto Suryoadji Yang Koar-Koar Tudingan ke Jokowi Ditetapkan Menjadi Tersangka
  • Surplus Dana Rp 19.2 Triliun, Pemerintah Hong Kong Bagi-Bagi Uang Kepada Warganya
  • Sempat Viral di Jagat Maya, Ular King Kobra Jumbo Temuan Made Telah Dilepas Liarkan, Kemana?
  • Harga Pembelian dan Penjualan Emas Antam Naik Rp 2.000 Per Gram di Perdagangan Selasa
  • Gagal Lolos Mencalonkan Diri Menjadi Gubernur Sumut, JR Saragih Malah Terancam Bui 8 Tahun