” Indonesia Tengah Darurat Kekerasan Seksual “

Bursa Berita – Nihayatul Wafiroh, anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, menyesalkan peristiwa yang menerpa Yn (14), remaja dari Rejang Lebong, Bengkulu, yang diketemukan tewas sesudah diperkosa oleh 14 pemuda.

” Peristiwa yang dihadapi Yn yaitu peristiwa yang menyakitkan untuk kita sesama wanita. Kita mesti menyatu untuk bangun kemampuan solidaritas. Wanita tidaklah objek seksual, ” katanya, Rabu (4/5/2016).

Dia menerangkan, menurut catatan Komnas Wanita, jumlah masalah perkosaan alami penambahan. Bahkan juga pada th. 2016, kekerasan seksual naik ke peringkat ke-2 paling banyak dari semua kekerasan yang menerpa wanita.

Bentuk kekerasan seksual paling tinggi pada ranah personal yaitu perkosaan sejumlah 72 % atau 2. 399 masalah, pencabulan 18 % atau 601 masalah, serta pelecehan seksual 5 % atau 166 masalah.

Wanita yang duduk di Tubuh Legislatif (Baleg) itu mengakui bakal lakukan lobi politik supaya RUU Penghilangan kekerasan seksual selekasnya dibicarakan serta diundangkan.

” Sekarang ini, Indonesia tengah darurat kekerasan seksual serta tak dapat ditawar-tawar lagi untuk selekasnya bikin regulasi untuk memberi dampak kapok pada pelaku dan memberi rasa aman untuk orang-orang termasuk juga wanita serta anak, ” tutur Nihayah.

Disamping itu, berkaitan pelaku yang mengakibatkan Yn wafat, Nihayatul menyerahkan pada penegak hukum serta beberapa pelaku memperoleh sanksi yang sesuai sama.