Jasriadi Mengaku Sebagai Salah Satu Simpatisan Capres Yang Kalah Pada Pilpres 2014

Jasriadi Mengaku Sebagai Salah Satu Simpatisan Capres Yang Kalah Pada Pilpres 2014

Bursa Berita – Bursabola.biz, Berperan sebagai salah satu ketua sindikat dari Saracen tentunya tidak membuat Jasriadi takut. Fakta yang dikabarkan baru-baru ini malah menyingkap bahwa Jasriadi merupakan salah satu mantan simpatisan calon yang gagal pada Pemilihan Presiden di tahun 2014.

Hal tersebut berawal dari simpatisan tersebut, Jasriadi juga mengaku bahwa mereka semua yang terkait kenal satu sama lainnya. Dari simpatisan tersebutlah akhirnya terjalin pertemanan.

“Perkenalan kita ya kebanyakan semuanya dari medsos, waktu itu kan memang ada penyelenggaraan Pilpres 2014, kebetulan kita simpatisan salah satu calon yang gagal tersebut juga, ya,” ungkap dirinya dalam wawancara khusus dengan pihak awak media.

“Nah, dari situlah kita kenal dengan yang seide, dan dari situ juga setiap yang seide ya kita kenal semuanya,” tandas dirinya melanjutkan.

Kendati demikian, Jasriadi juga menyebutkan, bila pertemanan tersebut tidak terjalin kuat. Lantaran dirinya mengklaim hanya sebatas perkawanan di media sosial.

“Enggak juga ya karena kita hanya sebatas pertemanan di medsos,” ucap Jasriadi.

Baca Juga : SETUJUKAH BILA JASRIADI ‘SARACEN’ DIREKRUT MENJADI TIM SIBER POLRI APABILA MAU BERTOBAT?

Meskipun hanya berupa pertemanan di media sosial, namun Jasriadi tidak menampik bila mereka pernah melakukan pertemuan alias kopi darat pada 2016.

“Waktu itu tahun 2016 ada teman saya ngajak kopdar namanya AS, pas momen silaturahmi akbar, di situ juga kami kebetulan kopdar bareng. Hanya sebatas itu saja, setelah itu ya lupa lagi,” ucap dirinya

Selain itu menurut Jasriadi, pertemuan besar-besaran tersebut terjadi ketika Pilkada DKI Jakarta. Namun, dirinya sendiri mengaku lupa siapa saja yang hadir pada kesempatan tersebut.

“Saat itu pertemuannya saya enggak tahu persis yang silaturahmi akbar, di situ kan ada ceramah cara memilih pemimpin. Tapi saya saat itu lebih detailnya sudah lupa, karena lama ya, dan itu keluar di media, itupun sekitar bulan enam atau tujuh gitu. Itu juga tak ada sangkut pautnya dengan Saracen,” ungkap Jasriadi.