PDIP Dan Gerindra Koalisi Melawan Petahana, Ahok Sulit Tertandingi

PDIP Dan Gerindra Koalisi Melawan Petahana, Ahok Sulit Tertandingi

Bursa Berita – Bursabola.biz – Jakarta, PDI Perjuangan dengan Partai Gerindra tengah berkomunikasi intens untuk berkoalisi menyongsong Penentuan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Menyikapi itu, Hanura mengakui tidak permasalahan serta tetaplah yakini Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai sosok yang pailng pas untuk Jakarta.

” Saya sangka, kami masihlah yakin diri dalam mengusung Ahok. Bila PDIP serta Gerindra telah mengusung calon ya boleh-boleh saja, Saya menyongsong baik. Saya tetaplah miliki kepercayaan besar bila Ahok bakal jadi pemenang. Belum ada yang menandingi Ahok, ” tutur anggota Tim Pilkada Hanura, Dadang Rusdiana waktu terlibat perbincangan dengan rekan kami, Sabtu, (28/5/2016) malam. Dadang bertanggungjawab berkaitan Pilkada di lokasi DKI, Banten, serta Jawa Barat.

Dadang optimistis Ahok tetaplah jadi pilihan orang-orang DKI Jakarta walau PDIP serta Gerindra nanti jadi berkoalisi. Dia malah lihat elektabilitas Ahok semakin hari semakin bertambah.

” Saya sangka tak apa PDIP lakukan koalisi ingin mengungguli Ahok, silahkan saja, kita tetaplah meyakini. Kepercayaan kita bukanlah kepercayaan emosional namun dibuktikan dari hasil survey dari beragam instansi survey yang kredibel. Elektabilitas Ahok masihlah tinggi diatas 50%, ” papar Dadang.

Dalam perjalanannya, menurut Dadang, Ahok sudah menunjukkan pengabdiannya untuk bangun Jakarta jadi tambah baik. Baginya, orang-orang DKI Jakarta tidak lagi mementingkan seberapa banyak partai politik yang mengusung seseorang calon untuk memimpin ibukota.

” Warga Jakarta tidak dapat hanya melihat program saja, warga Jakarta inginkan semangat tinggi serta kredibilitas. Warga Jakarta sudah lihat ada pergantian saat Ahok memimpin. Beberapa pekerja kontrak di DKI diberesi, petugas kelurahan hingga tingkat terbawahpun dirapikan, penertiban terarah serta tata kota baik jadi bukti. ” tuturnya.

Berkaitan dengan koalisi Hanura serta PDIP mensupport pemerintahan Jokowi, Dadang menyatakan jalinan keduanya tidak akan dipengaruhi lantaran ketidaksamaan masalah pengusungan calon gubernur Jakarta. Menurut dia, dalam konteks nasional serta daerah ada ketidaksamaan.

” Koalisi dengan PDIP ada di pemerintahan dalam konteks nasional, di daerah tidak sama. Kita menghormati apa yang dikerjakan PDIP, namun untuk bangun kestabilan nasional kita tetaplah bekerja bersama dengan PDIP, ” papar dia.

” Tak mesti sama bila di daerah bila konteks nasional iya, tak ada permasalahan dengan PDI Perjuangan, tak ada permusuhan dengan PDIP, terlebih lantaran tidak sama dengan Pilgub DKI, ” sambung dia