Presiden Jokowi Targetkan Rakyat Papua Rasakan Pemerataan Harga BBM dan Sembako Yang Berimbang

Presiden Jokowi Targetkan Rakyat Papua Rasakan Pemerataan Harga BBM dan Sembako Yang Berimbang

Bursa Berita – Bursabola.biz, Selama tiga tahun masa bakti Kabinet Kerja dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), pemerintah telah menargetkan diri untuk lebih fokus dalam melakukan pemerataan ekonomi yang berkeadilan.

Hal ini disebabkan karena selama 72 tahun sejak Indonesia merdeka, Presiden Jokowi secara pribadi menyadari masih belum dirasakan secara merata oleh masyarakat Indoensia untuk yang namanya hasil dari kemerdekaan. Menurut Jokowi pemanfaatan pembangunan belum sepenuhnya maksimal merata di seluruh pelosok Tanah Air.

Oleh sebab itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut ingin rakyat Indonesia yang berada di pinggiran, di kawasan perbatasan, di pulau-pulau terdepan, di kawasan terisolir ikut merasakan hadirnya negara, merasakan dari buah pembangunan, serta merasa bangga menjadi Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tentunya keadilan sosial harus mampu diwujudkan secara nyata di dalam kehidupan berbangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Seperti misalnya rakyat yang ada di Aceh harus juga dapat merasakan yang namanya pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan sanitasi dan juga air bersih maupun pelayanan transportasi, sama halnya juga pemerataan yang sama bagi saudara yang lain di seluruh pelosok negeri.

“Kita menginginkan rakyat di perbatasan Papua, dapat memiliki rasa bangga pada tanah airnya, karena kawasan perbatasan telah dibangun menjadi beranda terdepan dari Republik,” ucap Jokowi pada Sidang Tahunan MPR tahun 2017, pada Rabu (16/08/2017).

Bukan hanya itu saja, Jokowi juga berharap agar rakyat yang ada di Papua tepatnya didaerah pegunungan juga dapat menikmati harga BBM dan harga bahan pokok yang sama dengan warga lainnya yang ada di wilayah lain Indonesia. Pemerintah juga mengiginkan rakyat Pulau Miangas dapat merasakan kehadiran Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui yang namanya Program Kartu Indonesia Sehat, Program Kartu Indonesia Pintar, dan Program Pemberian Makanan Tambahan untuk balita dan ibu hamil.

“Kita ingin bila rakyat di Pulau Rote juga dapat merasakan manfaat pembangunan infrastruktur, kemudian lancarnya konektivitas serta turunnya biaya logistik. Kita ingin kualitas hidup rakyat Indonesia semakin meningkat,” imbuhnya.

Untuk saat ini pemerintah juga akan terus menargetkan kualitas hidup rakyat Indonesia semakin meningkat. Meskipun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia naik dari 68,90 di tahun 2014 menjadi 70,18 di tahun 2016, namun Jokowi tidak mau berpuas diri terlalu cepat.

Jokowi yakin dan percaya bila hanya dengan pemerataan ekonomi yang berkeadilan merata maka Indonesia akan semakin bersatu. Pembangunan yang merata akan mempersatukan Indonesia.

Pembangunan yang berkeadilan dapat membuat negeri ini semakin kuat dalam menghadapi persaingan global yang ada. Tidak ada yang merasa menjadi warga negara kelas dua, warga negara kelas tiga. Karena secara hakikinya semuanya merupakan warga negara Republik Indonesia.

“Semuanya, akan setara mendapatkan manfaat dari pembangunan. kemudian juga akan ikut terlibat dalam mengambil tanggung jawab dalam kerja bersama dalam membangun bangsa,” tegas Jokowi.






Related News

  • Dua Terduga Teroris di Palembang Terciduk Densus 88, Waspada! Enam Orang Masih Buron
  • Tau Rasa! Ketua RT Pelaku Persekusi 2 Sejoli di Tangerang Divonis 5 Tahun Penjara
  • Kompol Fahrizal Tega Tembak Adik Iparnya, Apa Benar Ada Bisikan Gaib?
  • Jaga Mulut Pelihara Lidah, Arseto Suryoadji Yang Koar-Koar Tudingan ke Jokowi Ditetapkan Menjadi Tersangka
  • Surplus Dana Rp 19.2 Triliun, Pemerintah Hong Kong Bagi-Bagi Uang Kepada Warganya
  • Sempat Viral di Jagat Maya, Ular King Kobra Jumbo Temuan Made Telah Dilepas Liarkan, Kemana?
  • Harga Pembelian dan Penjualan Emas Antam Naik Rp 2.000 Per Gram di Perdagangan Selasa
  • Gagal Lolos Mencalonkan Diri Menjadi Gubernur Sumut, JR Saragih Malah Terancam Bui 8 Tahun