Risma Adalah Saingan Berat Ahok Di Pilkada 2017

Risma Adalah Saingan Berat Ahok Di Pilkada 2017

Bursa Berita – Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok belum mempunyai kompetitor yang sebanding di Pilkada DKI Jakarta. Tetapi, berdasar pada survey Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), kemunculan Tri Rismaharini akan merubah peta politik.

Sebab, hanya satu kompetitor berat Ahok dalam survey yaitu Wali Kota Surabaya itu.

” Dengan argumen telah ada bukti riil hasil kerjanya, Ahok serta Risma (Tri Rismaharini) berkompetisi ketat. Ahok didukung 57, 4% serta Risma 45, 4%, ” tutur Direktur Program SMRC Sirojudin Abbas waktu acara Diskusi serta Survey Pemilih DKI serta Kemampuan Petahana di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 21 Juli 2016.

Survey itu dikerjakan semi terbuka dengan keseluruhan responden 646 orang. Survey ini dikerjakan mulai 24 hingga 29 Juni 2016.

Sirojudin menyampaikan saat nama Ahok disandingkan dengan Risma, Ahok tetaplah unggul jauh di atasnya. Demikian halnya waktu disandingkan dengan Yusril Ihza Mahendra.

” Waktu survey 2 nama pada Ahok serta Risma, Ahok memperoleh nada sebesar 58, 4% serta Risma cuma 26, 6% dan 15% tidak paham atau merahasiakan jawabannya. Dengan Yusril, Ahok memperoleh 59, 4% serta Yusril 26, 3% dan 14, 3% tidak paham atau merahasiakan jawabannya, ” tutur Sirojudin.

Menurut Sirojudin, Ahok serta Risma semasing mempunyai keunggulan di mata warga DKI. Umpamanya, warga memercayakan keadaan perekonomian Jakarta pada Ahok, sesaat pendidikan pada Risma.

” Penilaian positif atas keadaan ekonomi DKI Jakarta memperlemah Risma serta demikian sebaliknya menguatkan Ahok, sesaat pendidikan dampak positifnya pada Risma, ” jelas Sirojudin.

” Bila persaingan Ahok serta Yusril, selain gosip agama serta kemampuan petahana, nyatanya gender atau type kelamin begitu memengaruhi. Pemilih lelaki condong pilih Yusril di banding pemilih wanita, demikian halnya demikian sebaliknya, ” tandas Sirojudin.