4 Langkah Tepat Antisipasi Kebutuhan Mendadak Dengan Siapkan Dana Darurat

4 Langkah Tepat Antisipasi Kebutuhan Mendadak Dengan Siapkan Dana Darurat

Bursa Properti – Bursabola.biz, Seperti yang diketahui bila didalam kehidupan manusia, selalu ada yang namanya kejadian yang tidak terduga yang mungkin bisa saja datang kapan saja. Hal semacam demikian pastinya tidak dapat kita prediksikan apakah akan terjadi hari ini ataupun mungkin besok.

Oleh sebab itu, tentunya sangat diperlukan yang namanya dana darurat yang kita fungsikan sebagai dana pencegahan. Dana darurat ini adalah sebagai dana dalam mengantisipasi segala kebutuhan yang mendadak dan bersifat mendesak, sehingga tidak ada salahnya apabila dana darurat sangatlah diperlukan.

Adapun salah satu cara tepat dalam mempersiapkan dana darurat yaitu dengan cara menyisihkan sedikit uang penghasilan dari bulanan dan juga menabungnya. Selain itu kita juga dapat menggabungkan dana darurat dengan bentuk investasi, sehingga ada kalanya bisa mendapatkan nilai lebih dari dana darurat sekaligus melipatgandakan dengan hasil dari sebuah investasi.

1. Mengatur Porsi Dana Darurat dan Investasi
Untuk dapat mempersiapkan dana darurat, tentunya dibutuhkan dana yang besar. Oleh sebab itu, akan jauh lebih idealnya apabila kita dapat menyisihkan dana darurat dari penghasilan minimal sebesar 10 persen dari pendapatan rutin yang kita miliki. Misalkan saja pendapatan kita yaitu Rp 10 juta setiap bulan, maka diperlukan dana sekitar Rp 1 juta untuk dana darurat.

Dari hasil sisa dana tersebut, tentunya kamu dapat kemudian membaginya proporsinya sebagai dana untuk investasi atau juga dapat menggunakan dana darurat tersebut sebagai investasi secara berkala.

Untuk berinvestasi kita dapat memilih untuk investasi dalam jangka panjangseperti misalnya dalam bentuk emas atau juga investasi berupa reksa dana dengan instrumen yang mendukung dalam perencanaan jangka panjang.

Dalam investasi jangka menengah juga dapat menjadi alternatif pilihan, namun akan tetapi tetap dapat mengalokasikan investasi ke dalam investasi jangka panjang.

2. Alokasi Dana Darurat
Untuk namanya mengenai kebutuhan mendesak seperti misalnya kebutuhan rumah sakit merupakan termasuk dana darurat, tentunya kita dapat mengandalkan yang namanya dana asuransi kesehatan untuk yang penunjang kebutuhan kesehatan.

Namun terkait akan hal tersebut pastinya harus mempunyai dana untuk bisa membayar biaya rumah sakit terlebih dahulu yang mana selanjutnya dapat kita klaimkan ke pihak asuransi. Belum lagi tambahan-tambahan dana yang bukan termasuk klaim biaya asuransi.

Dengan dana darurat yang tersedia, maka kita tidak perlu lagi merasa bingung untuk segera melakukan eksekusi terhadap masalah-masalah tersebut.

3. Alokasi Dana Investasi
Berbeda pula dengan namanya dana darurat yang sewaktu-waktu dapat kita ambil. Untuk Investasi merupakan dana yang akan kita kembangkan dengan menggunakan jangka waktu yang cukup panjang. Sebuah investasi sebaiknya mempunyai orientasi jangka panjang karena kegunaan dari investasi yaitu untuk sesuatu yang sudah direncanakan seperti misalnya hari tua dan juga biaya pendidikan.

4. Mengelola Keuangan dari Pendapatan
Umumnya bagi kita yang mempunyai pendapatan tetap dalam satu bulan, tentunya mengalokasikan untuk kepentingan-kepentingan dana darurat dan investasi merupakan hal yang cukup sulit.

Kita dengan mudah dapat mengalokasikan dana setiap bulannya secara tetap ke dalam dana darurat atau dana investasi. Namun bagaimana dengan yang namanya ketika penghasilan yang didapat tidak tetap contohnya saja berkerja sebagai seorang freelancer.

Adapun langkah utama yaitu dengan membuat rekening baru yang mana sangat berguna sebagai dana darurat. pastinya kita sebagai pmilik dana wajib dalam memisahkan keuangan kita kedalam satu rekening secara terpisah. Dengan bercampurnya rekening dana darurat dan juga dana pribadi, kita mungkin bisa saja merasa kesulitan dalam menghitung anggaran keseharian atau dana darurat. Namun sewaktu kamu telah memisahkan dana tersebut tentunya kamu sendiri akan bisa jauh lebih mudah untuk mengontrol keuangan kamu.