Pengembang : Pengampunan Pajak Tak Jadi, Uang Dijamin Kembali

Pengembang : Pengampunan Pajak Tak Jadi, Uang Dijamin Kembali

Bursa Properti – Masihlah maju mundurnya pemerintah dalam memutuskan pengampunan pajak atau tax amnesty disikapi pengembang lewat cara positif sebagai langkah menarik customer. Pengampunan pajak begitu ditunggu beberapa pelaku usaha property.

Hal semacam itu dikemukakan Chief Executive Officer (CEO) Wiraland Properti Grup, Michael Wirawan, Kamis (17/3/2016) menyikapi tax amnesty berkaitan potensi dana triliunan rupiah yang bakal bergulir serta dipakai investor untuk berbelanja property. Dia menyebutkan, investasi product property masihlah bakal tetaplah jadi pilihan beberapa investor hingga ketentuan perpajakan itu begitu ditunggu.

Menurutnya, ada tiga argumen property tetap masih disukai sebagai pilihan investasi untungkan. Argumen pertama property bakal senantiasa diperlukan orang.

” Lantaran pada saat masihlah ada keluarga, di situ masihlah ada kepentingan tempat tinggal ataupun tempat untuk usaha, ” katanya.

Ke-2, property itu tak dapat kadaluarsa, busuk atau hilang, terkecuali hancur. Bila juga hancur bangunannya, tanahnya tentu masihlah ada. Ketiga, ini yang terutama yaitu harga property itu tak pernah turun.

Dia optimistis th. ini industri property bakal masuk awal yang baik untuk meraih booming kembali ke 2017. Ini yaitu peristiwa pas berinvestasi property sebelumnya harga pasar kembali meroket tinggi.

” Berdasar pada pengalaman, harga property pascakrisis tentu akan naik hingga gain yang didapat dapat meraih 300 % seperti yang berlangsung saat krisis 1998 serta 2008, ” katanya.

Dengan optimisme itu, lanjut Michael, pada kuartal pertama th. ini pihak bikin dobrakan dengan tawarkan 10 jenis tempat tinggal contoh untuk diambil customer di satu diantara proyek residensial mewahnya, Givency One, di Medan. Proyek menyasar segmen menengah atas itu dikembangkan di tempat seluas 25 hektare.

” Terkecuali keringanan pembayaran, baik pilihan tunai bertahap dengan angsuran tanpa ada duit muka serta bunga, dan pembelian lewat KPR, kami juga promo lain berkaitan pengampunan pajak, ” katanya.

Kesempatan ini, lanjut Michael, pihaknya tawarkan crazy promo yang didapatkan sebagai bentuk jaminan duit kembali. Seperti di ketahui pemerintah serta DPR RI sekarang ini tengah menggodok undang-undang mengenai pengampunan pajak atau tax amnesty itu.

” Jaminan duit kembali jika kebijakan pengampunan pajak itu urung direalisasikan pemerintah, ” katanya.

Maju mundurnya pemerintah dalam memutuskan perpajakan, terutama pengampunan pajak atau tax amnesty, disayangkan banyak pihak.

Menurut Ketua Umum DPD Asosiasi Real Estat Broker Indonesia (AREBI) Hartono Sarwono, bila tax amnesty itu dikerjakan, beberapa dari potensi penerimaan dana pengampunan pajak sebesar Rp 60 triliun bakal masuk ke bidang property.