Pasca Menikah dan Berbulan Madu, Vicky Shu Dipanggil Polisi Terkait First Travel

Pasca Menikah dan Berbulan Madu, Vicky Shu Dipanggil Polisi Terkait First Travel

Entertaiment– Bursabola.biz, Setelah Syahrini yang dipanggil oleh pihak kepolisian, kini malah giliran dari penyanyi Vicky Shu yang memenuhi panggilan polisi terkait dengan kasus First Travel. Vicky Shu juga dipanggil sebagai salah satu saksi atas kasus penipuan dan juga penggelapan dana dari calon jemaah haji dan umrah oleh perusahaan travel yang dikelola oleh Anniesa Hasibuan tersebut.

Namun ternyata, panggilan tersebut diketahui malah mengganggu jadwal Vicky Shu dalam berbulan madu dengan sang suami tercinta, Ade Imam. Seperti yang diketahui pula, Vicky dan juga Ade telah resmi menikah pada 23 September lalu.

Hehehehe ya memang sebetulnya kalau misalnya dibilang mengganggu bulan madu, ya harusnya sih memang (mengganggu),” papar Vicky di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, pada Senin (02/10/2017).

Kendati demikian, Vicky Shu malah mengungkap bahwa dirinya juga tidak ingin disebut sebagai sosok yang egois dan dirinya juga harus memilih hal mana yang lebih penting. Apalagi kasus yang menyeret namanya tersebut berhubungan dengan nasib banyak orang.

“Namun saya memikirkan banyak orang juga, sehingga ini menjadi pertimbangan untuk mendahulukan mana yang lebih penting. Mungkin kepolisian juga dikejar target informasi dari saya kan. Akhirnya saya juga bilang ke suami ini menyangkut banyak orang juga,” terangnya.

Sementara itu, Vicky Shu mengatakan bahwa dari 15 pertanyaan yang diberikan oleh pihak kepolisian sama sekali tidak menyulitkannya. “Saya berbicara apa adanya, semuanya itu adalah kenyataannya. Kalau ada yang perlu ditunjukkan bukti pembayaran atau segala macam, ya akan saya tunjukkan. Jadi ya memang kita apa adanya aja, karena tujuannya kan sebagai seorang saksi, berbicara berdasarkan apa yang saya paham,” tandasnya.

Selain itu, Vicky Shu juga mengungkapkan bahwa semua keterangan yang ia berikan dianggap sudah cukup jelas. Karena itu, dirinya tidak perlu memberikan barang bukti atau keterangan lanjutan untuk kasus tersebut.