Berapa Lama Jantungmu Bisa Bertahan?

Berapa-Lama-Jantungmu-Bisa-Bertahan?

Kesehatan – KejutanTernyata umur jantung manusia tidak selamanya sama seperti jumlah usia yang kita rayakan setiap hari ulang tahun. Riset yang berkenaan dengan ini memang dijalankan di AS, tetapi dapat menjadi referensi.

para periset dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention, CDC) mengungkap kalau jantung pada banyak warga AS bekerja pada tingkat yang lebih rendah untuk umur seseorang.

Para periset memanfaatkan data dari Heart Study untuk meneliti data dari 568, 525 orang yang berumur antara 30 dan 74 tahun. Ternyata, para pria lebih tidak baik untuk hal ini.

Secara rata-rata, umur jantung pria diprediksikan 7, 8 tahun lebih tua daripada usia kronologis. Pada kaum hawa, jantungnya 5, 4 tahun lebih tua dari umur di KTP.

Para periset memastikan ‘usia’ jantung atau sistem kardiovaskuler ini dengan meneliti profil risiko masing-masing peserta survei. Aspek resikonya antara lain merokok, tekanan darah tinggi, status diabetes, dan indeks masa tubuh (Body Mass Index, BMI).

Tom Frieden, direktur, CDC mengemukakan bahwa terlalu banyak penduduk usia dewasa AS yang usia jantungnya lebih tua daripada usia mereka sebetulnya.

Dr. Kevin Campbell, seorang pakar kardiologi terkemuka di North Carolina, menyampaikan kepada Newsmax Health, “Membicarakan umur jantung bisa jadi peringatan. Banyak pasien umur 30-an mengembangkan rutinitas tidak baik seumur hidup yang mengarah kepada penyakit jantung dini. ”

Ada kebutuhan buat intervensi dini dan melakukan perubahan gaya hidup untuk menolong para pasien, tuturnya lagi. Campbell juga mengingatkan kalau penyakit jantung adalah pembunuh nomor 1 di negeri Paman Sam.

“Kita di AS digelayuti persoalan obesitas. Meski sebenarnya obesitas dan penyakit-penyakit yang berkaitan memberi andil besar kepada perkembangan penyakit jantung. ”

Riset itu juga mengungkap ketidaksamaan hasil berdasarkan ras. Umpamanya, keturuan Afrika-Amerika secara rata-rata mempunyai umur jantung 11 tahun lebih tua dari pada umur kronologisnya.

Diluar itu, pada seseorang yang berpendidikan lebih baik atau berpendapatan lebih tinggi, umur jantungnya cenderung sesuai dengan usia kronologisnya.

Namun jangan cemas. “Orang senantiasa bisa memodifikasi kemungkinannya. Perubahan-perubahan kecil bisa berakibat jauh. Langkah pertama adalah memeriksakan diri ke dokter dan bersiaplah untuk jalankan beberapa pergantian pola hidup, umpamanya diet serta olahraga’” pungkasnya.

“Bergeraklah. Setiap sistem dalam tubuh memperoleh manfaat saat seseorang olahraga. Dosis harian begitu efektif dalam mencegah dan mengatasi penyakit-penyakit yang lazim, termasuk penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, dan depresi. ”

“Tetapkan sasaran ringan yang dapat diraih, umpamanya jalan 20 menit satu hari, 3 hari dalam satu minggu. Usahakan membidik anjuran CDC yaitu 150 menit latihan setiap minggu dalam gabungan aerobik dan latihan beban, ” tuturnya lagi.

Silahkan Daftar